Tidak adanya tindakan penanganan terhadap anak-anak korban pedofilia oleh seorang guru di Singaraja, membuat Presiden C.A.S.A Prof Dr dr Luh Ketut Suryani, SpKJ (K) turun tangan membantu para korban. “Saya sangat menyayangkan begitu banyak LSM dan lembaga pemerintah yang mengatasnamakan organisasi pelindung anak tetapi pada kenyataanya mereka hanya duduk di belakang meja”, ungkap Prof Suryani geram disela-sela terapi yang diberikan terhadap 5 orang anak korban pedofilia pada Minggu (30/11) yang lalu.





